Wednesday, April 16, 2014

Kembali Seperti Dulu



Aku tidak banyak tahu tentangnya. Tapi, tahukah kalian mengapa aku begitu yakin bahwa itu adalah dia? Jujur, aku tidak mengenalnya. Bahkan berbicara dengannya tidak pernah. Tapi aku yakin kalau dialah yang aku lihat. Ah, aku tahu! Mungkin aku hanya terjebak dalam bayang-bayang dirinya. Mungkin pikiranku telah diracun, jadi semua yang aku lihat selalu terlihat seperti dia. Ah, aku benci bila sudah seperti ini.

Padahal, beberapa bulan yang lalu, aku telah lupa pada dirinya. Ya, walaupun belum sepenuhnya aku melupakannya. Entah, bagaimana bisa aku tidak bisa melupakannya. Padahal, bicara dengannya saja tidak pernah. Barangkali aku hanya mengada-ada saja.

“Because maybe you’re gonna be the one that save me. And after all you’re my wonderwall….” - Oasis

Mungkin aku memerlukan seseorang untuk menyelamatkanku dari genggamannya, dari bayang-bayang dirinya. Ya, aku memerlukannya. Tapi entah kenapa aku masih tidak bisa melepas bayang-bayangnya. Dia seakan-akan seperti mencengkramku dengan sangat erat. Aku benar-benar membutuhkan seseorang untuk membantuku melepas cengkramannya.

Namun kadang aku tidak ingin dia hilang sepenuhnya dari hidupku. Lagi-lagi aku tidak tahu kenapa. Jangan tanya aku! Dan kini aku menyukai waktu senja. Senja datang selalu bersama dirinya. Ahhh…. Indah rasanya. Memandang dirinya walau dari jauh, sungguh melegakan hati ketika mengetahui dia masih disini.

“Hati cemas bimbang, harapan timbul tenggelam. Aduhai permata hati, mungkinkah kelak berjumpa lagi….” - Sore

Cemas datang dikala malam semakin larut. Khawatir menjadi lebih besar. Takut akan kehilangan si manusia senja. Akankah aku dan dia bertemu lagi esok? Tidak ada yang tahu. Aku tidak pernah berharap banyak, aku juga tidak pernah menggantungkan harapan setinggi angkasa. Tapi aku hanya berharap semoga esok, aku masih bisa memandangnya walau hanya punggungnya saja.


Jakarta, 5 April 2014
-A.F

* Popular Posts *

Annissa Fadillah

My photo
Musics Movies Expensive Imaginations

With peace and love

A N N I S S A F A D I L L A H