Wednesday, September 18, 2013

Anjing dan Domba part 2

Di part 1 sudah diceritakan bahwa anjing menyukai domba. Entah apa alasannya, karena anjing hanya jantuh cinta. Anjing tidak pernah mencari-cari alasan kenapa ia bisa jatuh cinta kepada domba yang secara jelas sudah terlihat kalau mereka benar-benar berbeda! Sangat berbeda. 

Anjing dan domba terpisah jauh setelah beberapa lama tinggal tak jauh satu sama lain. Anjing merana, domba tidak apa-apa. Karena sesungguhnya, domba tidak akan pernah tahu seperti apa rasa yang anjing rasakan ketika mereka bertemu, berhadapan, dan berbicara. ya, domba tidak akan pernah tahu.

Sekarang kita menuju ke sebuah kisah, kisah yang melelahkan bagi si anjing. Anjing rela menghabiskan sisa-sisa gontai langkahnya untuk menyusul domba yang ia lihat dengan kilat. Ya, kilat! Cepat. Anjing meyakini, itulah domba. Domba yang selama ini ia cari-cari. Anjing rasa domba tidak akan pergi begitu jauh. Tapi Tuhan tidak merestui pertemuan anjing dengan domba. Mereka memang tidak ditakdirkan bersama. Ya, anjing dengan anjing, domba dengan domba. Tidak pernah terjadi di dunia ini anjing mengawini domba! Tuhan memang menciptakan makhluknya berpasangan.

Begitu melelahkannya sampai anjing menggerutu pada Tuhan. Argh! Kenapa harus domba itu? Apakah tidak ada domba lain? Anjing menangis. Mengapa ia mengharap balasan cinta dari seekor domba? Tidak adakah anjing lain yang pantas dihati anjing? Atau memang inikah takdir anjing? 


-A.F

No comments:

Post a Comment

* Popular Posts *

Annissa Fadillah

My photo
Musics Movies Expensive Imaginations

With peace and love

A N N I S S A F A D I L L A H