nobody can teach me who i am
saya ya saya, mereka ya mereka. mengapa ia rela betul menghabiskan waktunya hanya untuk membandingkan saya dengan mereka. oh jelas, saya dan mereka jelas jelas berbeda, dan saya tahu itu. jadi tidak perlulah ia membuang-buang waktunya hanya untuk membandingkan saya dengan mereka. sungguhlah ia telah melakukan perbuatan yang sia-sia.
saya ya saya. jelas, saya berbeda dengan mereka. lingkungan saya dan mereka juga berbeda. saya tidak seperti mereka karena apa yang kami jalankan sangatlah berbeda. mereka mengambil jalan yang banyak ditempuh orang lain, sedangkan saya sangatlah berbeda. bahkan jika seluruh kelompok ini dikumpulkan, manusia yang menjalankan hidup seperti saya hanya sedikit. saya minoritas di kelompok ini. yang minoritas selalu terpinggirkan oleh mayoritas. saya mengerti.
saya ya saya. ia tidak seharusnya mengajari saya untuk menjadi siapa saya kelak. bukannya saya sombong, tapi hargailah usaha saya. hargailah keinginan saya. hargailah cita-cita saya. tidak seharusnya ia mengharuskan saya seperti mereka.
saya ya saya. seperti ini adanya. menjalani kehidupan yang berbeda dengan mereka, dengan kalian. cukuplah. saya tidak bisa menjadi seperti mereka. dan saya yakin, mereka juga tidak bisa menjadi seperti saya. memang kehidupan saya diiringi dengan segala ketidakpastian. saya bahkan tidak tahu apa yang akan saya lakukan esok. tapi, inilah saya.
ini saya lho. bukan mereka. tolong lihat baik-baik sekali lagi. ini saya.
bukankah ia tahu, setiap manusia mempunyai jalannya sendiri-sendiri. tidak bisa ia samakan satu dengan yang lain. camkan.
sekali lagi, ini saya.
jakarta
annissa fadillah



















