Friday, October 3, 2014

Nona Muda

Nona Muda - Annissa Fadillah

GROMPYANG!!!!!!! Nona muda melempar piring kesana kemari hingga membuat heboh para pelayan. Para pelayan kewalahan menangani si nona muda yang angkuh ini. Haft... mati sajalah daripada harus ngurusin si nona muda belagu.

Usut punya usut, si nona muda melempar piring karena tidak suka dengan nasi goreng Mbok Inong. Mbok Inong adalah pelayang paling tua dan paling lama yang melayani si nona muda. Jadi tidak heran kalau Mbok Inong sudah terbiasa dengan kelakuan si nona muda. Yang belum biasa dengan kelakuan si wanita muda sombong itu adalah Rida, anak tertua dari Mbok Inong.

Pernah sekali waktu si nona muda memarahi Rida habis-habisan karena lupa menyiapkan cemilan sore hari. Cemilan sore hari memang menjadi rutinitas si nona muda. Karena lupa dan masih anak baru, habislah Rida dimaki-maki oleh si nona muda. Rida pun tidak terima dirinya di hina dan di caci maki oleh si nona muda. Ibunya, Mbok Inong hanya bisa menyuruhnya sabar.

"Sabar...sabar!!! Gimana mau sabar, Bu?! Kelakuan setan muda itu udah keterlaluan!! Cuma gara-gara lupa dan aku pun tak tahu kalau cemilan sore hari merupakan hal wajib si setan!!!"

"Hush! Jangan ngomong begitu. Kita hidup dari uangnya. Lama-lama kau juga biasa."

Esoknya, Rida menyiapkan cemilan sore hari si nona muda. Nona muda mulai mencicipi kue kering dan "BWEH!!" katanya, kuenya terlalu manis, dan nona muda tidak suka. Ah, si nona muda memang pemilih, banyak mau!.

Nona muda meminum secangkir teh dan tiba-tiba, "BRUK!!" tubuhnya langsingnya rubuh ke lantai. Rida hanya tersenyum licik. Rida sama sekali tidak berteriak meminta tolong. Segera ia tinggalkan rumah mewah 3 tingkat itu. Akhirnya Rida berhasil pergi dan membunuh si nona muda terkutuk.


Jakarta
-AF.

No comments:

Post a Comment

* Popular Posts *

Annissa Fadillah

My photo
Musics Movies Expensive Imaginations

With peace and love

A N N I S S A F A D I L L A H