Tuesday, June 24, 2014

Dilema

Untuk kesekian kalinya Ia mengharapkan balasan darinya. Aku tahu, Ia sangatlah ingin bersamanya. Semua terlihat dari sepasang bola matanya. Sungguh harapan yang besar.

Aku salutkan padanya atas kesetiaannya menunggu hingga selama itu. Dua tahun tidaklah sebentar untuk seorang wanita yang mengharapkan balasan cinta dari seseorang yang (mungkin) tidak mengetahui tentang dirinya, yang (mungkin) tidak tahu bahwa Ia ada di muka bumi ini hanya untuk menunggunya.

Aku tahu, Ia sudah berusaha melupakan wajahnya, rupanya juga raganya. Namun aku juga tahu, Ia juga sudah mencoba untuk mencintai seseorang yang lain. Dan aku juga tahu, setiap Ia melakukan hal tersebut, Ia juga merasakan sesak yang amat dalam. Sesak, karena Ia harus membohongi perasaannya sendiri, sesak karena Ia melakukan tindakan terbodoh seumur hidupnya hanya untuk menunggu seseorang yang belum tentu menyadari keberadaannya.

Dan ketika malam menjadi semakin malam, Ia berjalan sembari mencari. Mencari sebuah kepastian yang tidak pasti. Mencari seseorang yang membuatnya semakin ingin terus bermimpi untuk bersamanya.

Jakarta,
A.F

No comments:

Post a Comment

* Popular Posts *

Annissa Fadillah

My photo
Musics Movies Expensive Imaginations

With peace and love

A N N I S S A F A D I L L A H