Belakangan, si Anjing tahu bagaimana rasanya kehilangan mimpi untuk yang kedua kalinya. Si Anjing merasa, Ia adalah pecundang terbesar didalam sekumpulan babi-babi. Masih ingat dengan babi-babi hina ? Ya, mereka tertawa di belakang si Anjing. Tertawa karena si Anjing gagal. Bukan gagal sekali tapi dua kali ! Pasti babi-babi itu merasa surga didepan mata mereka. T*i !!
Anjing dan Babi sama-sama hina. Sama-sama najis, tapi mereka saling menjatuhkan. Bisa jadi mereka saling menjatuhkan tentang siapa yang paling hina, siapa yang paling najis. Mereka sampah, anjing dan babi adalah sampah paling kotor. Si Anjing merasa pantas menerima semua kegagalan yang Ia terima walaupun dengan hati yang seperti tersayat-sayat.
Si Anjing menangis, babi-babi pun tertawa. . . . .
Kini si Anjing seperti kehilangan arah. Ia tidak tahu kemana Ia harus melangkah. Ia tersesat di sekumpulan anjing-anjing hina seperti dirinya. Bahkan diluar sana sekumpulan babi-babi sudah siap menginjak-injak hati mereka yang sekarang sedang ringkih.
Nasib si Anjing bergelantungan. Tidak pasti. Dan sementara nasib si Anjing tak menentu, babi-babi itu tertawa. Tertawa lebar !! Mereka puas usaha mereka berhasil untuk yang kedua kalinya. Impian si Anjing yang tadinya setinggi himalaya, kini hancur bagaikan kaca. Tidak mungkin untuk mengejar mimpi yang lama, dan tak sanggup untuk mengejar mimpi baru. Hatinya sudah terombang-ambing tak menentu.
Babi senang. . . . . .
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
* Popular Posts *
-
Oke, please percaya ini gue buat sendiri walaupun udah lama. Gue bikin pake Corel Draw yang berapaa gitu. Gue lupa, soalnya sekar...
-
Nama gue Annissa Fadillah. Gue lahir di Jakarta pada tanggal 1 Oktober 1995. Dan lo harus tau siapa nama bokap nyokap gue. Bapak Agung Pramu...
-
hahaha.... drama banget ya kan judulnya? bodo lah hahaha.. ya, tapi sekarang gue bener-bener diracun! diracun sama tiga band beraliran in...
-
hai, hari ini minggu, 10 januari 2016 dan anisa lelah. kenapa? panjang ceritanya, juga perjalanannya. semua berawal dari tiara nauli yang ...
-
Segala ke-ruwet-an yang ada di kepala gue semakin tumbuh tinggi bak sebatang pohon -Annissa Fadillah
-
Ini bulan puasa, dan gue tau ini lagi gencar-gencarnya BUKBER !! Iya, buka bersama. Dan disaat itulah duit gue benar-benar sisa-sisa. Ha..ha...
-
STAY I've been sitting here staring at the clock on the wall And I've been laying here praying, praying she won't call It...
-
"people come and go. everyone thats been in your life has been there for a reason, to teach you, to love you, or to experience life wi...
-
Ceritanya hari ini gue nemenin temen gue ke kampusnya. Daftar ulang ceritanya. Perjalanan yang panjang pokoknya. Suatu cobaan di bulan puasa...
Annissa Fadillah
With peace and love
A N N I S S A F A D I L L A H

No comments:
Post a Comment