Saturday, June 29, 2013

Dia Bukan Wanita Apalagi Manusia !

Aku melihat dengan seksama. Antara takjub dan takut. Aku lihat dia kembali, dan dia juga balas menatapku. Tatapannya mengerikan, tajam bagai pedang. Rambutnya panjang tergerai indah. Namun rambut indahnya tidak sesuai dengan wajah dinginnya. Aku memalingkan wajahku darinya. 

Aneh rasanya, ratusan ribu manusia tidak menyadari keberadaannya. Apa karena rasa ego mereka sampai-sampai tidak ada yang tahu ada wanita yang memiliki tatapan tajam menatap mereka satu persatu ? Atau karena leher mereka sudah kaku karena menatap smartphone atau gadget yang sedari tadi mereka bawa ? Entah, yang jelas hanya aku yang melihat, sedangkan mereka tidak ada yang tahu.

Kata nenek, kalau ingin tahu siapa yang kita lihat, coba lihat kakinya. Menapakki bumi atau tidak. Kalau iya, dia berarti sama seperti kita, tapi kalau tidak, tidak usah kau perdulikan mereka. Klasik memang, tapi aku tetap mencoba melihat tungkainya. Sulit.....

Pikiranku mulai bermacam-macam, aku sempat berpikir kalau dia itu adalah semacam ogre, atau setan wanita, dan kalaupun manusia mungkin dia transender.. ah, tidak, banci tepatnya. 

Aku buang jauh-jauh pikiran burukku itu. Aku tidak mau pikiranku ternoda hanya karena aku memikirkan makhluk apa dia. 

Dia kembali menatapku tajam, kemudian menghilang bagai asap. Mungkin kata nenekku benar, tidak usah pedulikan dia. Biarkan dia mengembara untuk mencari manusia sepertiku. Manusia yang kesepian di tengah kerumunan ratusan ribu manusia di tempat ini. 

Munkin dugaanku yang pertama benar, dia memang bukan wanita, apalagi manusia...


- A.F

No comments:

Post a Comment

* Popular Posts *

Annissa Fadillah

My photo
Musics Movies Expensive Imaginations

With peace and love

A N N I S S A F A D I L L A H